langkah memilih apartemen dengan harga terjangkau namun tetap berkelas

Bagaimana langkah pilih apartemen harga terjangkau namun tetap berkelas? Berikut ini beberapa hal yang  dipertimbangan dalam pilih apartemen:

  1. Lokasi merupakan segi pertama yang harus diperhatikan dalam membeli apartemen. Hal pertama yang harus kamu melaksanakan adalah melihat jarak tempuh yang paling dekat daerah kamu beraktivitas sehari-hari (kantor / daerah berbisnis anda), agar lebih efektif menghemat waktu tempuh, cost transportasi dan juga tenaga. Maka dari itu, kami Apartemen TB Simatupang hadir untuk membantu anda mendapatkan hunian yang tepat.
southgate.id
  1. Kedua adalah Fasilitas, karena sarana pada apartemen merupakan keunggulan dibandingkan dengan type hunian lainnya. Pastikan ada berbagai macam fasilitas, seperti pusat kesegaran dan kesegaran (kolam renang, fitness center, jogging track dll), pusat perbelanjaan/mini market, restoran, daerah parkir yang luas, taman bermain anak-anak, atm dan banking, keamanan (Security, CCTV & Access card) dan lain sebagainya di apartemen yang kamu pilih.
  1. Biaya Perawatan (Maintenance), Faktor ini cukup perlu untuk di perhatikan, karena cost perawatan sifatnya berkala. Bila tinggal dirumah banyak sekali macam iuran yang harus dibayar dari keamanan, kebersihan, listrik, telepon, tukang potong rumput, iuran acara RT dsb. Beda dengan apartemen yang cukup sekali saja perbulan, karena telah akumulasikan. lebih-lebih tersedia pengelola apartement yang menagih per 6 bulan cost maintenancenya. Tapi sebenarnya nominal keselurahannya untuk cost perawatan apartemen lebih mahal di bandingkan rumah.
  1. Keempat adalah Legalitas Jika kita membeli sebuah rumah, maka kita akan mendapat SHM (Surat Hak Milik). SHM adalah surat kepemilikan yang terkuat, tidak ada batas waktu, dapat diwariskan turun temurun. Jika kita membeli apartemen maka kita akan mendapat sebuah sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan). HGB ada batasan waktunya sampai 20 tahun. Dan perhatikan apakah termasuk sertifikat tersebut HGB murni / HGB diatas HPL (Hak Pengelolaan Lahan). Kalau HGB murni berarti tanah tersebut milik developer, kalau sesudah sertifikat HGB habis maka dapat diperpanjang. Kalau HGB di atas HPL berarti tanah tersebut bukan milik Developer melainkan kerjasama developer bersama pihak lain sebagai pemilik tanah. Setelah jangka waktu kerjasama habis maka hak bangunan dan tanah jadi hak pemilik tanah.

.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*